Perkenalkan nama saya Mochtar Kusuma Putra,
saya lahir di ngawi 16 mei 2001 saya berkuliah
saya lahir di ngawi 16 mei 2001 saya berkuliah
di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik Informatika
dan jika ingin mengenal lebih dalam tentang universitas saya silahkan akses link berikut: umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id
Sekian rangkuman yang bisa saya ambil dari praktikum algoritma dan pemrograman, bila ada salah-salah kata mohon di maafkan.
Pokok Bahasan 1
1.
Konsep Sistem Basis Data
Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara
sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi serta dapat
diakses dengan mudah dan tepat menggunakan perangkat lunak (program aplikasi)
untuk menghasilkan sebuah informasi.
2. Konsep Model Data
Model data merupakan suatu cara
untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan
bagaimana hubungan antar data tersebut
untuk para pengguna (user) secara
logika. Secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 mcacam
yaitu :
1.
Model Data Berbasis Objek (Object based data model)
Merupakan himpunan data dan relasi yang menjelaskan hubungan logik
antar data dalam suatu basis data berdasarkan pada obyek datanya. Salah satunya
adalah Entity Relationship Model.
Model Entity Relationship
Diagram (ERD) atau Conceptual Data
Model (CDM) Merupakan suatu model
untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu persepsi
bahwa dunia nyata terdiri dari obyek-obyek dasar (entitas) yang mempunyai
hubungan atau relasi antar obyek-obyek dasar (entitas) tersebut yang dilukiskan
dengan menggunakan simbol-simbol grafik tertentu.
2.
Model Data berbasis Record (Record
Based Data Model)
Model ini berdasarkan pada
record/rekaman untuk menjelaskan kepada para pemakai tentang logik antar data
dalam basis data. Salah satunya adalah Relational model.
Model Rasional merupakan model data
yang menjelaskan pada pengguna tentang hubungan logik antar data dalam basis
data dengan mempresentasikannya ke dalam betuk tabel-tabel yang terdiri atas
sejumlah baris yang menunjukkan record
dan kolom yang menunjukkan atribut
tertentu.
3. Physical Based Data Model
Model ini berdasarkan pada teknis penyimpanan record
dalam basis data. Model ini jarang digunakan untuk memodelkan data kepada
pemakai karena kerumitan dan kompleksitasnya yang tinggi.
Pokok Bahasan 2
A. SQL (Structured Query
Language)
SQL merupakan suatu bahasa (language) standar menurut ANSI (American
National Standards Institute) yang digunakan untuk mengakses basis data. SQL
pertama kali diterapkan pada sistem R (sebuah proyek riset pada laboratorium
riset San Jose, IBM). Kini SQL juga dijumpai pada berbagai platform, dari
mikrokomputer hingga mainframe. SQL dapat digunakan baik secara berdiri sendiri
maupun dilekatkan pada bahasa-bahasa lain seperti C dan Delphi. SQL juga telah
menjadi bagian dari sejumlah DBMS, seperti Oracle, Sybase, MySQL dan Informix.
B. Elemen SQL
Elemen dasar
SQL mencakup pernyataan, nama, tipe data, konstanta, ekspresi, operator relasi,
operator logika dan fungsi bawaan.
Pokok Bahasan 3
A.
Data Definiton Language (DLL)
DLL merupakan bagian
dari sql yang digunakan untuk mendefinisikan struktur dan kerangka data dan obyek basis data. Bisa juga
dikatakan merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk mendefinisikan
atribut-atribut basis data, tabel, batasan-batasan terhadap suatu atribut,
serta hubungan antar tabel
a.
Membuat Database
Syntax :
CREATE DATABASE
namadatabase;
b. Mengaktifkan Database
Sebelum membuat suatu
tabel, terlebih dahulu harus mengaktifkan database yang akan digunakan untuk
menyimpan tabel-tabel tersebut dengan perintah
USE namadatabase;
karena database yang
sudah dibuat telah dihapus maka buat kembali database perpustakaan. Kemudian aktifkan database tersebut dengan perintah :
Mysql> use perpustakaan;
Pokok Bahasan 4
A.
Data Manipulation Language (DML)
Data Manipulation Language (DDL)
merupakan perintah-perintah yang berfungsi untuk melakukan manipulasi data
ataupun objek-objek yang ada didalam tabel. Antara lain: perintah untuk memilih
data (query), menyisipkan, mengubah dan menghapus data dalam basis data.
a.
INSERT
Perintah INSERT digunakan untuk
menambahkan baris pada suatu tabel.
Terdapat dua cara untuk menambah
baris, yaitu :
Cara 1 :
Menambah baris dengan mengisi data
langsung pada setiap kolom tanpa menyertakan struktur tabel :
INSERT INTO namatabel VALUES
(nilai1,nilai2,nilai-n);
Contoh 1 : mengubah semua nilai pada
kolom judul_buku menjadi ‘Basis Data’ :
Mysql> update buku set judul_buku=’Basis Data’;
Pokok Bahasan 5
A. Query
Query merupakan suatu proses pengolahan data yang
digunakan untuk memberikan hasil dari basis data berdasarkan kriteria tertentu.
Query tidak hanya membaca atau mengambil data, query biasanya melibatkan
beberapa tabel yang direlasikan dengan menggunakan field kunci. Namun query
juga dapat digunakan pada satu tabel saja, tetapi hasilnya kurang informatif
dan terbatas.
- Aturan
dalam melakukan query antar tabel :
a.
Setiap field disebutkan bersama dengan nama tabelnya,
dipisahkan tanda titik (.).
Syntax : Namatabel.namafield.
Contoh : buku.kode_buku artinya field kode_buku dari tabel
buku.
b.
Setiap tabel yang terlibat dalam proses query harus
disebutkan dalam klausa FROM, dengan pemisah koma (,).Dimana urutan tabel tidak
mempengaruhi proses query.
Contoh : FROM buku, anggota.
c.
Kondisi dalam klausa WHERE mempengaruhi jenis join yang tercipta.
B. View
View adalah perintah query yang
disimpan pada database dengan suatu nama tertentu, sehingga bisa digunakan
setiap saat untuk melihat data tanpa menuliskan ulang query tersebut.
Syntax dasar perintah untuk membuat view adalah sebagai
berikut :
CREATE
[OR REPLACE]
VIEW view_name [(column_list)]
AS select_statement
[OR REPLACE]
VIEW view_name [(column_list)]
AS select_statement
Kita menggunakan opsi OR REPLACE jika kita ingin
mengganti view dengan nama yang sama dengan perintah tersebut. Jika tidak maka
perintah CREATE VIEW akan menghasilkan error jika nama view yang ingin dibuat
sudah ada sebelumnya.
Pokok Bahasan 6
A.
Pemahaman Hak Akses
Basis data yang telah dibuat perlu
diatur agar data selalu dalam keadaan aman dari pemakai yang tidak berhak.
Pengaturan hak akses berguna dalam hal pembatasan pengaksesan suatu data,
misalkan hanya pemakai tertentu yang bisa membaca atau pemakai lain yang justru
dapat melakukan perubahan dan penghapusan data.
Macam-macam perintah yang terkait
dengan hak akses adalah SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, REFERENCES, INDEX,
CREATE, ALTER dan DROP.
B.
Mengatur Hak Akses
Untul MySQL versi 3.22. keatas dalam
manajemen user dapat menggunakan perintah GRANT dan REVOKE untuk mengatur hak
akses pemakai (user).
1.
Perintah GRANT
Dipergunakan untuk membuat user baru dengan izin aksesnya.
Bentuk umum :
GRANT jenis_akses (``nama_kolom)
ON nama_database TO nama_user IDENTIFIED BY
”nama_password” [WITH GRANT pilihan_akses]
Atau
GRANT hak_akses ON
namatabel TO pemakai;
Dimana :
·
Hak_akses merupakan hak yang diberikan kepada pemakai
berupa SELECT, INSERT saja atau keduanya. Bila hak akses lebih dari satu antar
hak akses dipisahkan dengann koma (,).
·
Nama tabel, menyatakan nama tabel yang akan diakses dan
diatur.
·
Pemakai, nama pemakai yang telah didaftarkan pada sistem
database. Sejumlah pemakai bisa disebutkan dengan dipisahkan tanda koma (,).
Contoh :
Misalkan kita sebagai Administrator
basis data yang mempunyai wewenang untuk mengatur hak akses para pemakai. Kita
akan mengatur hak akses pengguna siska dan edi (sebagai user).
GRANT SELECT ON buku TO siska;
Sekian rangkuman yang bisa saya ambil dari praktikum algoritma dan pemrograman, bila ada salah-salah kata mohon di maafkan.